Archive for June, 2007

Orang di Qatar

Setelah beberapa hari di Qatar akhirnya aku bisa membedakan jenis-jenis orang yang hidup di negara ini yaitu :

  • Orang Qatari (Orang Asli Qatar)
    ciri cirinya : selalu berpakaian ala Nabi dengan sorban di kepalanya, bagi yang perempuan menggunakan pakaian dan jilbab berwarna hitam, terkadang ada yang berpakaian seperti ninja. orang-orang ini kebanyakan adalah orang-orang yang kaya. tidak heran mereka selalu berpergian dengan mobil-mobil mewah seperti Ferrari, Escalade, Lotus, dll. dan Land Cruiser adalah mobil yang wajib dimiliki oleh orang-orang ini. bahkan jika malam libur tiba mereka tidak segan-segan menggeret Kapal Boot di belakang mobilnya menuju Pantai Corniche, dan kapal itu adalah kapal yang mereka beli sendiri.
  • Orang India
    orang- orang ini memang seperti orang india tapi tidak sepenuhnya mereka adalah orang india, mereka juga banyak dari Bangladesh, Pakistan, dll. mereka disini banyak bekerja sebagai pekerja keras seperti : kuli bangunan, sopir, tukang taman, dll dan mereka memiliki bau badan yang kurang sedap, apalagi mereka jarang mandi dan suka makan bawang.
  • Orang Philipina
    orang ini berwajah mirip dengan orang Indonesia, hanya saja bahasa mereka yang aneh (Bahasa Philipine) mereka banyak bekerja sebagai : tukang bangunan, kasir, pramusaji dll
  • Orang Berwajah Barat
    Mereka kebanyakan datang dari Amerika dan Eropa untuk bekerja disini, biasanya mereka adalah Pebisnis, Dokter, Arsitek, dll. mereka adalah orang yang membantu kemajuan Negara Qatar, karena mereka adalah pekerja-pekerja professional
  • Orang Indonesia
    orang ini datang dari Indonesia untuk bekerja, bersekolah dll. bagi pekerja mereka biasanya datang sebagai, Perawat, Sopir Taksi, Manager, Sekretaris dll. bagi Siswa atau yang Mahasiswa kebanyakan mereka masuk ke Qatar University, The Cambridge School, dll.

First Day in Doha

Jum’at 1 Juni 2007, hari pertamaku untuk menjalani kehidupan di negara orang, cukup mengasyikkan dan menantang tetapi aku masih berat untuk meninggalkan teman-teman di Indonesia.

Selama 1 tahun pertama aku akan tinggal di sebuah villa yang terletak di Saha Road 75/5 Legoon, West Bay, Doha, Qatar. rumah ini di dapatkan ayah dari Internet. cukup besar dan lumayan strategis, hebatnya lagi West Bay merupakan daerah elite di Doha, bayangkan saja rumah yang aku tempati bersebelahan dengan rumah duta besar Kuba, belakang rumah ini adalah rumah duta besar Malaysia. Cukup menantang bagiku.

Sore harinya aku mencoba untuk berjalan-jalan di kota Doha, dari Pantai Corniche, Old City, sampai ke Doha City Center. selama perjalanan itu aku cukup terkagum-kagum, gedung yang menjulang tinggi, jalan raya yang bersih dan lebar, sampai taman-taman kota yang ditata rapi, cukup membuatku tergiur.

Aku mencoba masuk ke Doha City Center, bangunan ini adalah sebuah Mall terbesar di Qatar, kalau dihitung-hitung besarnya 5 kali Java Supermall, Semarang, Indonesia. berbagai orang datang kesini, apalagi malam itu adalah malam libur, jadi seluruh orang yang tinggal di Qatar datang ke Doha untuk menikmati akhir pekan.

Perjalanan Semarang — Doha

Pukul 7.30 WIB, aku dan keluargaku berangkat ke Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, disana belum terlihat ada keluarga dan teman-teman yang akan mengantar keberangkatanku, baru pukul 8.00 WIB , satu persatu dari mereka mulai terlihat dan mereka mulai berjabat tangan denganku. Hari itu perasaanku memang campur aduk. entahlah, memang banyak sekali orang yang ingin mengantarku dari keluarga maupun sanak saudara, adapula yang sampai menitihkan air mata, aku cukup heran, kenapa hanya seorang aku, mereka bisa sampai menangis. Syukurlah masih ada orang yang perhatian denganku. Bahkan seseorang yang kusebut “cinta” itupun datang untuk mengantar keberangkatanku.

Pukul 9.00 WIB Pesawat terbang menuju Jakarta, cukup 45 menit, pesawat itu sudah mendarat kembali di Bandar Udara Soekarno Hatta. Karena kepergianku ini cukup jauh maka urus-mengurus suratpun cukup rumit, hampir memakan waktu 2 jam. setelah itu, aku melaksanakan Shalat Dzuhur Jama’ Asar di sebuah mushala kecil di bandara tersebut. setelah itu aku dan keluargaku makan siang di sebuah restaurant yang cukup besar di bandara itu pula, sambil menikmati makan kita pun asyik ngobrol di restaurant tersebut.

Pukul 14.40 WIB terdengar suara operator bandara melalui speaker yang ditempeldi tembok bandara, suara itu menegaskan bahwa aku harus masuk ke pesawat melalui pintu E-1. setelah aku membereskan semua tas, aku duduk di bangku Pesawat Etihad Boeing 777 Jurusan Jakarta—Abu Dhabi yang kira - kira akan ditempuh dalam waktu 8 Jam.

Pukul 20.00 Waktu Abu Dhabi atau kira-kira pukul 00.00 WIB. Aku dan keluargaku tiba di Abu Dhabi International Airport untuk transit kira-kira 1 Jam dan kemudian dilanjutkan perjalanan Abu Dhabi — Doha yang kira-kira akan ditempuh 35 Menit. dan akhirnya tiba di Doha pada pukul 10.00 Waktu Qatar.

Bagaimana selanjutnya kehidupan ku di Doha. tunggu cerita berikutnya

Next Page »


Muhammad Zulfikar is a sixteen something computer nerd that have study in a Technical and Computer Networking fields. He is a student in a high school in Middle East. By day, he is a Linux and Unix user, but in his free time he prefers to travel the world - and snap it with his camera. (More »)


View Muhammad Zulfikar Rakhmat's profile on LinkedIn

Flickr Photos

20

Kuala Lumpur

Pavilion Bukit Bintang

Suria KLCC (Inside)

KLCC Park

More Photos